Minggu, 21 Agustus 2016

NAMA : BARIQ ALAUDDIN
NIM     : 1445162917
#MPAFIPUNJ2016

“PERAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN YANG DISIPLIN”
Pendidikan merupakan salah satu bentuk perwujudan kebudayaan manusia yang dinamis dan sarat perkembangan. Karena itu, perubahan atau perkembangan pendidikan adalah hal yang memang seharusnya terjadi sejalan dengan perubahan budaya kehidupan. Perubahan dalam arti perbaikan pendidikan pada semua tingkat dan pada setiap bidang keilmuan terus menerus dilakukan sebagai antisipasi kepentingan masa depan.
Fungsi pendidikan sebagai pengembang dan pembentuk kemampuan, kepribadian, watak, serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan lingkungan hidup terhadap generasi penerus bangsa.
Manajemen pendidikan adalah aplikasi prinsip, konsep dan teori manajemen dalam aktivitas pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Untuk menjalankan organisasi pendidikan diperlukan manajemen pendidikan yang disiplin. Sekolah harus dikelolah dengan manajemen yang disiplin agar dapat menumbuh rasa kedisplinan kepada anak bangsa.
Peran manajemen pendidikan dalam mengembangkan pendidikan yang disiplin sangatlah penting. Karena dengan disiplinlah membuat orang lebih menghargai waktu, lebih bertanggung jawab akan tugas dan kewajibannya.
Disiplin adalah sikap patuh terhadap peraturan yang berlaku, sikap disiplin sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar. Sikap tersebut dapat menciptakan suasana belajar-mengajar  yang nyaman dan kondusif, dengan bersikap disiplin siswa dapat mencapai prestasi yang baik.
 Sikap disiplin merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi prestasi siswa. Apabila seorang siswa memiliki sikap disiplin dalam kegiatan belajar, maka kepatuhan dan ketekunan siswa akan terus meningkat .
Upaya manajemen pendidikan dalam mengembangkan pendidikan yang disiplin adalah dengan mengatur jadwal masuk sekolah, jadwal pelajaran, istirahat dan juga memberikan sanksi yang keras jika terlambat supaya mengajarkan anak bangsa akan pentingnya waktu.
Dalam mewujudkan mengembangkan tingkat kedisiplinan manajemen pendidikan harus memiliki teknik yaitu sebagai berikut:
1.         Teknik keteladanan  guru/dosen, yaitu guru/dosen hendaknya memberi contoh teladan sikap dan perilaku yang baik kepada siswanya.
2.         Teknik bimbingan guru/dosen, yaitu diharapkan  guru/dosen  senantiasa memberikan bimbingan dan penyuluhan untuk meningkatkan kedisiplinan para siswanya.
3.         Teknik pengawasan bersama, yaitu dalam disiplin kelas yang baik mengandung pula kesadaran akan tujuan bersama, guru dan siswa menerimanya sebagai pengendali, sehingga situasi kelas menjadi tertib.
Selain itu, ada juga usaha yang harus dilakukan manajemen pendidikan dalam  mengembangkan kedisiplinan seperti:
•           Mengadakan perencanaan bersama antara guru dengan siswa.
•           Mengembangkan kepemimpinan dan tanggung jawab pada siswa.
•           Membina organisasi kelas secara demokratis.
•           Membiasakan agar siswa dapat berdiri sendiri atau mandiri dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.
•           Membiasakan siswa untuk berpartisipasi sesuai dengan kemampuannya.
•           Memberikan dorongan kepada siswa untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan.
Oleh karena itu, peran manajemen pendidikan dalam meningkatkan kedisiplinan sangat penting. Karena dengan disiplin siswa dapat  memperoleh prestasi belajar yang baik dan lebih menghargai akan pentingnya waktu.